Jenis-Jenis akomodasi saat Travel dan Fiturnya

Perjalanan yang menghabiskan banyak waktu hingga berhari-hari, membutuhkan suatu tempat dimana Traveler akan beristirahat disaat malam. Menginap merupakan bagian penting dalam sebuah Trip. Namun, jangan membatasi kata menginap pada suatu bangunan yang memiliki Air Conditioner dan Kasur. Inti dari kata menginap adalah mengistirahatkan badan untuk melanjutkan perjalanan esoknya.

Bagi seorang Traveler, baik dia merupakan seorang backpacker atau Premium Traveler, terdapat banyak pilihan jenis-jenis penginapan. Traveler perlu memilih sebuah penginapan sesuai dengan kapasitas keuangannya.

Berikut adalah jenis-jenis penginapan yang bisa digunakan oleh setiap Musafir

  1. Hotel

Jenis penginapan ini merupakan yang paling popular di seluruh dunia. Properti besar yang berisikan beberapa kamar, pelayanan premium dari petugas hotel, Petugas reservasi yang senantiasa berdiri di lobby, Kamar mandi disetiap kamarnya, dan biasanya tersedia tempat makan atau restoran didalamnya.

Hotel adalah opsi paling lazim bagi setiap traveler. Hotel juga merupakan penginapan yang paling mudah ditemukan di perkotaan. Sejak 2010, hotel telah tersedia di seluruh kota di Indonesia. Jika di ranah Internasional, tidak perlu diragukan lagi, kota apapun yang kita datangi bisa dipastikan hotel mudah ditemukan.

Istilah hotel hari ini lebih terkhusus kepada sebuah gedung besar dengan banyak kamar di dalamnya plus restoran. Pengkhususan ini ditujukan untuk membedakan antara Hotel, Guest House, dan Flat. Karena pada mulanya, seluruh penginapan disebut hotel atau motel. Muncul penginapan dengan gaya baru membuat istilah-istilah ini muncul.

Hotel juga memiliki klasifikasi khusus. Klasifikasi ini merefleksikan kualitas kamar dan pelayanan hotel. Biasanya klasifikasi ini menggunakan penilaian dengan Bintang dan Bunga. Hotel dengan pelayanan luar biasa akan diberikan penilaian hingga 5 bintang. Harga kamar Hotel dengan 5 bintang biasanya akan mencekik para backpacker sehingga ini bukanlah opsi yang tepat untuk Travel cost rendah.

  1. Guest House

Berbeda dengan Hotel yang berbentuk bangunan besar atau gedung. Guest House merupakan rumah-rumah kecil yang disediakan untuk pendatang. Guest House adalah penginapan dengan filosofis “feels like home”. Guest House memberikan penginapan yang membuat turis tetap merasa berada di Rumah sendiri.

Guest house biasanya berlokasi di pinggir kota atau di wilayah wisata khusus. Lantaran Hotel membutuhkan bangunan besar dan akses yang mudah, maka investor property memilih membuat Rumah kecil dengan harga murah di daerah-daerah luar perkotaan, atau daerah yang tidak memungkinkan dibangun sebuah gedung disana. Sebagai contoh, di wilayah pantai atau gunung guest house akan lebih mudah ditemukan.

Guest House memiliki fasilitas yang hampir sama dengan hotel. Terdapat reservasi, ruang makan plus breakfast, dan cleaning service. Jumlah kamar guest house biasanya lebih sedikit sesuai dengan ukuran bangunan. Guest house akan memprioritaskan penginapan dengan waktu lama dan harga kamarnya jelas lebih murah daripada Hotel. Ketersediaan Kamar Mandi disetiap kamar Guest House sesuai dengan kualitas Guest House.

  1. Flat

Flat merupakan sebuah kata dalam British English yang bermakna penginapan murah dengan fasilitas yang lebih sedikit daripada hotel, namun tetap dalam bentuk Gedung. Di Indonesia istilah flat digunakan, nama apartemen lebih masyhur daripada flat dan jumlah flat sendiri sangat sedikit di Indonesia. Malaysia, Singapura, dan Persemakmuran Inggris adalah Negara yang meyediakan Flat sebagai opsi penginapan.

Flat adalah gedung berisikan banyak kamar, tanpa ada lobby dan reservasi, tanpa ada restoran, dan breakfast gratis. Beberapa flat bahkan menggunakan system kamar di dalam kamar, maksudnya terdapat sebuah kamar besar yang di dalamnya terdapat kamar-kamar yang lebih kecil.

Untuk menginap disebuah flat kamu perlu menghubungi sang manajer atau pemiliki yang biasanya tidak berada di Flat yang dituju. Kamu juga bisa menginap di kamar flat dengan menghubungi penyewa kamar. Biasanya Flat disewakan dalam jangka waktu panjang, seperti 2 minggu, 1 bulan, atau 1 tahun. Dalam waktu selama itu, penyewa kamar bisa saja meninggalkan kamarnya dengan status tengah disewa.

Flat merupakan penginapan paling murah dibanding dua penginapan diatas. Dan Flat adalah penginapan paling tepat bagi traveler yang akan tinggal disuatu tempat dalam jangka waktu sedikit lebih lama. Terkadang Flat tidak menyediakan kamar mandi khusus perkamar tetapi kamar mandi untuk beberapa kamar seperti Dormitory atau Asrama.

  1. Terminal Bandara atau Stasiun Kereta

Sebagaimana telah disebutkan, Penginapan tidak terbatas pada bangunan khusus dan kamar. Terminal bandara dan Stasiun bisa dijadikan sebagai tempat menginap. Terminal dan Stasiun yang sibuk biasanya buka hingga 24 jam, tempat seperti ini tentunya berpotensi dijadikan tempat berteduh. Namun, ada syarat dan beberapa hal khusus untuk menginap di tempat ini.

Syarat-syarat nya adalah :

– Seorang Backpacker dan tidak membawa keluarga, Jika Trip bersama keluarga sebaiknya carilah hotel atau Flat.

– Memiliki Partner trip demi keamanan

– Terminal atau Stasiun merupakan Tempat yang sibuk, dimana petugas akan terus berada di tempat dan Pintu terminal tidak terkunci

Di terminal bandara kamu bisa tidur dikursi tunggu diluar boarding room selagi partner menjaga bawaan, dan perlu membuat jadwal tidur dan jaga secara bergantian agar lebih aman. Sementara di Stasiun kereta api, kamu bisa menginap di ruang khusus seperti Mushalla atau ruang tunggu.

  1. Kendaraan

Bus, Kereta Api, Kapal Laut, Pesawat terbang merupakan tempat menginap kalau perjalanan dilakukan saat malam pada jam istirahat. Kendaraan sendiri telah menyediakan kursi yang nyaman dan ruangan yang bisa melindungi traveler dari hujan dan angin malam. Jangan ragu untuk istirahat dikendaraan walaupun sedikit kurang nyaman.

  1. Masjid

Walaupun Masjid adalah tempat ibadah, bukan tidak mungkin kamu menginap di Masjid dengan catatan. Tidak meniatkan diri hanya menginap di Masjid, akan tetapi beribadah dengan I’tikaf dan membantu takmir masjid. Beristirahat di Masjid adalah opsi terbaik bagi Traveler hemat khusus laki-laki. Selain mendapatkan tempat istirahat yang nyaman kamu juga mendapat pahala yang besar.

Sebelum menginap dimasjid, kamu perlu berbicara dan meminta izin badan pengurus masjid agar kamu tidak disangka gelandangan atau pencuri tabung amal.

Apakah ini dilarang?

Saya hanya akan menjawab dengan satu fakta, bahwa para musafir pada zaman keemasan islam jika berhenti untuk berdiam disuatu daerah, mereka akan tidur dimasjid. Sembari mengikuti amal ibadah dan Majelis-majelis Ilmu disana. Lantas apa dasar Tidur dimasjid itu dilarang? Jika tidak ada, maka boleh-boleh saja tidur dimasjid saat trip.

  1. Rumah Warga

Traveler mesti membekali diri dengan kemampuan adaptasi dan pendekatan dengan warga sekitar. Setiap Traveler juga harus memahami kearifan local dan memahami budaya-budaya tempat yang dikunjungi. Kemampuan ini bermanfaat untuk penghematan dana dan efektifitas perjalanan.

Jika warga tempat traveler singgah menerima dengan baik tentu mereka akan melayani dan tidak segan untuk memberikan traveler penginapan gratis di rumahnya, plus makanan gratis. Buat kamu yang melakukan trip tapi harus singgah ditempat yang minim penginapan, kamu perlu belajar Cara berkomunikasi yang baik dan memahami budaya.

Terdapat beberapa jenis penginapan lain seperti bungalow, Villa, Cottage, dan Resort. Penginapan ini adalah model kembangan dari Hotel dan Guest House.

About ibnuhisham94 25 Articles
Traveller Muda dengan pengalaman sedikit

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*