Perbedaan Passport dan Visa

Banyak Traveler kebingungan tentang perbedaan dua dokumen Imigrasi ini yaitu Visa dan Paspor, temukan perbedaannya disini dan dapatkan info negara bebas Visa bagi Indonesia.

Passport dan Visa

Saat akan jalan-jalan, atau pindah, atau kuliah ke luar negeri. Maka kamu akan berurusan dengan kantor Imigrasi dan dokumen-dokumen mereka yang sangat banyak, dan sedikit membingungkan jika ini merupakan your first trip. Setiap orang yang akan melakukan perjalanan melintasi negara, dekat maupun jauh, akan berurusan dengan yang namanya Passport dan Visa. Apalagi bagi kamu yang go Abroad dengan tujuan Belajar atau bekerja, penting untuk mengetahui dua dokumen ini. Walaupun nantinya kamu akan belajar dari pengalaman selama disana, tapi rasanya penting mengetahui bagaimana rupa keduanya.

Passport dan Visa adalah dua dokumen yang pasti akan diminta ketika akan keluar dari satu negara, dan saat kamu sudah tiba di negara tujuan. Passport juga akan diminta saat kamu melakukan booking ticket penerbangan. Passport diwajibkan atas semua Traveller internasional. Niat Keluar negeri akan sia-sia jika passport tidak ditanganmu. Berbeda dengan Visa yang akan kamu uruskan jika sudah jelas negara yang hendak dituju, dan Visa sendiri tidak dibutuhkan saat membeli tiket penerbangan.

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. (source : wikipedia)

Berdasarkan defenisi diatas, passport adalah tanda pengenal internasional. Jika KTP adalah Identity card kamu saat berada di Indonesia, Maka Passport adalah ID Card saat berada di Luar Indonesia. Passport dikeluarkan oleh badan imigrasi di setiap negara.

Passport mulanya muncul pada awal peradaban Mesir dan Babilonia, bentuknya seperti surat yang menandakan asal daerah dan tujuan kedatangan. Pada Masa Kekhalifahan Islam, passport juga sudah berlaku bagi non muslim yang berada di daerah kekuasaan Muslim(ahlul dzimmah) dimana fungsi passport adalah penanda pembayaran Jizyah. Kekaisaran Mongolia juga memberlakukan passport di setiap wilayah jajahannya dengan bentuk kalung. Passport secara resmi menjadi penanda Identitas dan diwajibkan atas setiap orang asing sejak 1980 terkait masalah penumpang asing.

Di Negara Indonesia, Badan Imigrasi adalah lembaga yang berhak mengeluarkan passport. Passport Indonesia biasanya terdiri dari 48 Halaman Visa. Di bagian depan terdapat halaman tanda pengenal. Dilapisi cover yang tahan air berwarna hijau. Passport Indonesia berlaku selama Lima tahun. 48 halaman Visa nantinya akan berisi pengesahan izin masuk dan keluar di setiap bandara, pelabuhan, atau pos batas negara yang kita datangi.

Jika passport kamu mati saat berada di Luar Negeri, maka kamu wajib mendatangi Kedutaan Besar atau Kantor cabangnya untuk perpanjangan. Passport mati bisa mengakibatkan kamu terkurung dalam suatu negara, atau dijebloskan kedalam penjara karena dianggap imigran illegal. Ada hal unik mengenai passport, bahwa passport itu bisa dipalsukan. Tetapi hal ini hanya ada di beberapa negara, seperti Thailand, Philipina, ataupun negara lain yang memiliki tingkat kriminal sedikit lebih tinggi. Sebaiknya kamu tidak mencoba hal ini jika suatu saat ini kamu berada dalam kondisi ini.

Halaman Visa

Selanjut Visa. Visa berbeda dengan passport dari segi fungsinya. Visa adalah izin masuk ke suatu negara yang hanya berlaku pada negara yang memberi izin. Sebagai contoh : Visa Saudi Arabia tidak bisa digunakan di Mesir. Sementara Passport sistemnya satu untuk semua.

Visa adalah sebuah dokumen izin masuk seseorang ke suatu negara yang bisa diperoleh di kedutaan di mana negara tersebut mempunyai Konsulat Jenderal atau kedutaan asing. Visa adalah tanda bukti ‘boleh berkunjung’ yang diberikan pada penduduk suatu negara jika memasuki wilayah negara lain yang mempersyaratkan adanya izin masuk. Bisa berbentuk stiker visa yang dapat diapply di kedutaan negara yang akan dikunjungi atau berbentuk stempel pada paspor pada negara tertentu. (Dirjen Imigrasi Indonesia).

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, Visa adalah izin masuk yang ada di dalam Tanda pengenal yaitu Passport. Visa sendiri harus dibeli oleh setiap imigran yang masuk, kecuali Negara tersebut telah menjalin kerjasama pembebasan Visa bagi Negara asal imigran.

Visa terbagi dua menurut cara mendapatkannya :

A. Pre Arrival Visa

Pre-Arrival adalah Visa yang harus didapatkan sebelum memasuki negara yang dituju. Bagi kamu yang kuliah ke luar negeri atau mendapatkan pekerjaan, maka kamu akan mengajukan permohonan visa sebelum datang ke negara tujuan. Pengajuan Visa Pre Arrival dilakukan di Kedutaan negara tujuan.

B. On Arrival Visa

Visa ini adalah kebalikan dari Visa yang pertama. Visa on Arrival diberikan saat kamu tiba di negara tujuan melalui pos imigrasi yang ada, baik itu dibandara, pelabuhan, atau pos perbatasan.

Masa berlaku Visa berbeda-beda, sesuai dengan jenis Visa yang kita dapatkan dan Juga negara yang memberikan izin (Hal ini berlaku pada Visa On Arrival). Berikut adalah jenis-jenis Visa :

1. Relatives Permits

Ini adalah Visa untuk kamu yang punya keluarga diluar negeri. Kamu diizinkan berkunjung ke suatu negara maksimal 90 hari dengan tujuan mengunjungi keluarga.

2. Tourist Visa

Visa Turis, kamu pasti tau fungsi Visa ini dari namanya. Visa ini biasanya berbayar kecuali pada negara yang telah sepakat membebaskan Visa. Kisaran harganya antara 500.000 hingga 1.000.000 rupiah. Visa Tourist bisa bersifat Pre Arrival atau On Arrival

3. Work Visa

Visa untuk bekerja. Visa ini wajib dimiliki bagi pekerja asing. Tanpa Visa ini maka kamu tidak diizinkan masuk dan dianggap illegal, kemudian kamu akan di deportasi. Visa Kerja sifatnya Pre Arrival, Pengajuannya memiliki syarat yang berbeda-beda di setiap negara. Biasanya Work Visa harus diperbaharui setiap kontrak kerja habis.

4. Transit Visa

Jika terbang ke Suatu negara yang mengharuskan kamu Transit di negara lain. Kamu akan diberikan Visa transit yang berlaku selama 5 hari.

5. Student Visa

Visa yang wajib dimiliki pelajar asing yang akan diminta saat mendaftar belajar di Universitas, Sekolah atau Instansi pendidikan lainnya. Visa ini harus diperbaharui setiap habis masa belajar dalam setahun.

Negara Bebas Visa

Indonesia sendiri telah menjalin kerjasama dengan beberapa negara untuk membebaskan Visa bagi imigran yang datang, Free Entry atau bebas visa maksudnya adalah kamu bisa masuk hanya berbekal passport saja tanpa adanya pemeriksaan dan Tidak bayar. Negara-negara tersebut adalah:

  • Zimbabwe : Visa on arrival 3 bulan
  • Vietnam : Bebas visa 30 hari
  • Uganda : Visa on arrival
  • Turki : e-Visa 1 bulan
  • Tuvalu : Visa on arrival 1 bulan
  • Togo : Visa on arrival 7 hari
  • Timor Leste : Visa on arrival 30 hari
  • Thailand : Bebas visa 30 hari
  • Tanzania : Visa on arrival
  • Tajikistan : Visa on arrival 45 hari
  • Sri Lanka : Electronic travel authorization 30 hari
  • Somalia : Visa on arrival 30 hari beserta invitation letter dengan sponsor yang diserahkan ke imigrasi bandara 2 hari sebelum keberangkatan
  • Singapura : Bebas visa 30 hari
  • Seychelles : Visitor permit on arrival 1 bulan
  • Serbia : Memerlukan visa valid dengan jangka waktu selama 90 hari
  • Samoa : Entry permit arrival 60 hari
  • Saint Vincent and the Granadines : Bebas visa 1 bulan
  • Peru : Bebas visa 183 hari
  • Filipina : Bebas visa 30 hari
  • Papua Nugini : Visa on arrival 60 hari
  • Palau : Visa on arrival 30 hari
  • Oman : Visa on arrival 1 bulan $50, 10 hari $15
  • Nicaragua : Visa on arrival 90 hari
  • Maroko : Bebas visa 3 bulan
  • Micronesia : Bebas visa 30 hari
  • Mauritania : Visa on arrival
  • Mali : Visa on arrival
  • Maladewa : Visa on arrival 30 hari
  • Malaysia : Bebas visa 30 hari
  • Madagaskar : Visa on arrival 90 hari
  • Laos : Bebas visa 30 hari
  • Kyrgyztan : Visa on arrival 1 bulan
  • Kenya : Visa on arrival 3 bulan
  • Yordania : Visa on arrival 3 bulan
  • Jepang : Visa dengan pemegang e-passport, per 1 desember 2014
  • Iran : Visa on arrival dengan syarat
  • Haiti : 3 bulan
  • India
  • Nepal : Visa on arrival 90 hari
  • Myanmar : Bebas visa 14 hari, e-Visa 28 hari, dengan syarat tiba melalui Yangon, May Pyi Taw atau Mandalay Airport

Kedaluarsanya Visa kamu akan mengubah status kamu menjadi Overstay dan dianggap sebagai pendatang illegal. hukumannya bisa jadi dipenjara atau deportasi sesuai dengan hasil persidangan nanti.

Kesimpulannya, Passport adalah tanda pengenal kamu di Luar Negeri yang didalamnya memuat Visa. Tips for you : Jika punya niat keluar negeri, buatlah passport sesegera mungkin walaupun finansial untuk Go Abroad masih minim.

About ibnuhisham94 25 Articles
Traveller Muda dengan pengalaman sedikit

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*