15 Mitos terkait penerbangan dan Faktanya

Terdapat banyak mitos terkait benda yang bernama pesawat terbang. Mitos yang terkadang membuat kita menjadi takut terbang dan beranggapan yang aneh-aneh terkait penerbangan. kita akan membahas seputaran mitos-mitos terkait penerbangan. Yang terkadang mitos ini membuat orang takut terbang. Hal konyol lain terkait salah kaprah dalam prosesi penerbangan juga kan dibahas disini

Mitos 1 : Terbang tinggi itu berbahaya, karena nanti akan jatuh dan mati

Fakta : Mati karena jatuh dari ketinggian adalah benar dan tidak bisa dipungkiri. Bahkan, orang yang duduk dikursi pun bisa mati. Setiap manusia memiliki kepastian akan kematiannya, baik di darat, dilaut, ataupun di udara.

Sebenarnya, pesawat yang terbang sangat tinggi akan lebih rendah resiko jatuhnya. Karena Tekanan udara menurun mengikuti ketinggian troposper dimana pesawat terbang dizona ini, gaya gravitasipun semakin berkurang. Saat cruise pesawat memasuki zona teraman dan pilot biasanya akan menghidupkan autopilot. Sangat jarang terjadi kecelakaan pada saat cruise, terakhir kalinya terjadi pada medio 80an saat Saudi air bertabrakan dengan pesawat lain karena kesalahan koordinasi dan elevasi terbang.

Mitos 2 : Pesawat yang melewati Cumulus Nimbus pasti jatuh

Fakta : Mengeneralisasi Cumulus Nimbus dengan kecelakaan pesawat adalah hal aneh. Orang yang mengatakan ini pasti korban trauma dari pemberitaan media massa yang memberitakan Air Asia QZ570 yang jatuh karena CB(cumulus Nimbus) dan juga Adam Air yang terjebak CB. Media memberitakan seolah-olah CB adalah tersangka setiap kecelakaan pesawat, padahal kenyataannya hanya beberapa pesawat yang menjadi korban CB.

Faktanya, saat kejadian yang sama, 20 pesawat lainnya juga melintasi awan CB yang sama dengan ketinggian yang berbeda dan sampai ketujuan dengan selamat. Kejadian Air Asia dan Adam air memang murni kecelakaan karena kurang baiknya kondisi pesawat. Pilot biasanya akan mengalihkan jalur jika CB terlalu luas dan besar. Atau akan melakukan pendaratan darurat.

Saya pernah menjadi penumpang salah satu pesawat, saat itu pesawat melintasi CB karena buruknya cuaca. Suasana memang sangat menegangkan, terjadi banyak turbulensi (goncangan) dalam pesawat, suasana pesawat pun sangat gelap padahal saat itu siang hari. Alhamdulillah, pesawat melewatinya dengan aman dan selamat.

Mitos 3 : Pesawat yang disambar petir pasti jatuh

Fakta : Setiap pesawat telah dibekali anti petir. Petir akan dialihkan kembali ke bumi walaupun pesawat akan mengalami mati listrik selama beberapa menit.

Mitos 4 : Lebih aman lewat jalur darat daripada udara

Fakta : Saya pernah menjelaskan ini. Kecelakaan Udara lebih sedikit daripada kecelakaan darat yang sangat sering terjadi.

Mitos 5 : Avtur jika digunakan di Sepeda Motor atau mobil akan membuat sepeda motor meledak

Fakta : Saya bukanlah ahli bahan bakar, tetapi avtur memiliki RON yang hampir sama dengan Bahan bakar Mobil balap dan Sepeda Motor Balap. Kendaraan tidak meledak, tetapi hanya mengalami sedikit overheat jika menggunakannya.

Mitos 6 : Pesawat Bisa berhenti diudara

Fakta : Pesawat membutuhkan kecepatan agar tetap bisa terbang. Jika kehilangan kecepatan, maka pesawat akan jatuh perlahan. Helikopter memiliki design baling-baling yang bisa membuatnya terbang statis, pesawat tidak memiliki ini.

Mitos 7 : Pesawat menunggu penumpang

Fakta : Ingat, Pesawat tidak sama dengan angkutan darat yang menunggu penuh lalu berangkat. Pesawat akan tetap berangkat sekalipun kosong. Mengapa? Karena kamu sudah membayar tiket.

Mitos 8 : Tanpa tiket kertas, kamu tidak bisa berangkat

Fakta : yang benar adalah, tanpa booking number kamu tidak bisa check-in. Tiket diatas kertas itu bukanlah segalanya, kehilangan tiket bukanlah kiamat, kamu masih bisa printing di Customer Service maskapai di bandara asalkan nomor booking mu masih ada.

Mitos 9 : Menunggu panggilan petugas bandara, baru melakukan check-in

Fakta : “Kepada penumpang penerbangan AA123 agar segera memasuki ruang tunggu” Panggilan ini biasa terdengar dengan intonasi yang khas dan nada pembuka yang unik. Saya camkan, ini merupakan panggilan terakhir penumpang tanda Check-in time akan berakhir. Jika menunggu panggilan ini baru melakukan check-in, saya pastikan 80 persen kamu gagal berangkat karena antrian check-in sangat panjang.

Mitos 10 : Pesawat yang tidak memberikan makanan adalah pesawat yang pelit

Fakta : Pesawat ini bukan pelit, tapi memotong fasilitas yang membuat biaya penerbangan mahal. Kata yang tepat untuk orang berparadigma seperti ini “tau diri!”.

Mitos 11 : Belilah tiket di waktu malam, karena harganya lebih murah

Fakta : Malam hari adalah waktu yang tidak baik untuk memesan tiket. Tepatnya pada pukul 20.00 hingga tengah malam atau pukul 02.00 pagi. Pada jam ini, tiket biasanya akan lebih mahal. Hal ini berlaku pada semua Low cost Carrier(pesawat tiket murah) kecuali Air Asia.

Mitos 12 : Pesawat membuang sisa metabolisme manusia saat terbang

Fakta : Toilet memang tersedia di pesawat. Namun, engineer pesawat tidak sebodoh itu. Setiap pesawat dilengkapi septic tank yang akan dibersihkan di Airport saat mendarat.

Mitos 13 : Jika ada lubang di bagian tubuh pesawat, penumpang akan terhisap keluar

Fakta : Tabung penumpang pesawat adalah Tabung bertekanan. Lubang kecil di tabung pesawat akan membuat kadar oksigen berkurang. Jika oksigen berkurang maka pilot akan menurunkan ketinggian. Dan tidak mungkin kamu terhisap keluar, kecuali lubang itu sangat besar. Kalau percaya dengan mitos ini berarti kamu kebanyakan nonton film.

Mitos ke 14 : Menghidupkan ponsel saat terbang bisa membuat pesawat jatuh

Fakta : Officer dalam pesawat memang mengingatkan kamu untuk menonaktifkan signal handphone, ingat Signal Handphone. Signal dari ponsel memang sedikit mengganggu koneksi radio radar akan tetapi tidak terlalu fatal. Gangguanpun hanya akan terjadi jika ada aktifitas signal handphone seperti Telpon dan sms. Jika tidak, maka ponsel tidak mempengaruhi radio pesawat.

Smartphone saat ini sudah dilengkapi fitur flight mode sehingga kamu tetap menggunakan ponsel tanpa ada signal. Beberapa pesawat juga memiliki wifi on board. Kamu tidak perlu khawatir tidak bisa berinternet diatas pesawat.

Mitos 15 : Makanan yang diberikan saat terbang, dimasak di dalam pesawat

Fakta : Saat ini hanya Boeing 747 new generation dan Airbus A380 yang menyediakan outlet makanan di dalam pesawat, itupun menggunakan sistem listrik dimana asap akan dialirkan ke sistem penyimpanan. Untuk jenis pesawat lainnya, mereka akan mempacking makanan yang akan diberikan ke penumpang. Makanan itu telah dimasak di tempat yang ditunjuk perusahaan.

About ibnuhisham94 25 Articles
Traveller Muda dengan pengalaman sedikit

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*