Panduan Travel dengan Motor part 1

Pernah dengar kata “Touring”? Bagi yang pernah tentu sudah memiliki bayangan tentang maksud kata tersebut. Bagi yang belum, Touring diartikan sebagai Trip dengan sepeda motor pribadi secara grup atau perorangan. Walaupun sebenarnya Touring itu adalah gerund dari kata tour dalam bahasa Inggris dan tidak ada keharusan Touring itu menggunakan sepeda motor.

Namun kali ini kita akan berbicara tentang Travel dengan menggunakan Sepeda Motor. Sepeda Motor merupakan salah satu media menuju destinasi Safar darat yang paling fleksibel disamping mobil pribadi dan sepeda. Berbeda dengan Media lain seperti kereta api, Bus, atau Kendaraan umum. Kamu mesti menuruti supir atau turun dari Bus jika ingin berhenti seenaknya. Perjalanan dengan sepeda motor sangat seru, karena destinasi lebih variatif, dan kamu bisa berhenti sesuai keinginan saat ingin melakukan istirahat, dan tentunya lebih hemat. Konsumsi bahan bakar sepeda motor lebih rendah dibandingkan Mobil, tapi memiliki kecepatan yang sama. Ukuran yang kecil membuatnya bisa menghindari traffic jam jika nanti terjadi selama perjalanan. Hanya saja Sepeda Motor tidak memiliki perlindungan dari perubahan cuaca, kecuali dengan menyiapkan aksesoris tambahan.

Sebelum melakukan trip dengan sepeda motor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan setiap rider (sebutan untuk pengendara sepeda motor). Apa saja? Mari ikuti penjelasan berikut :

1. Jenis Sepeda Motor

Model dan Jenis sepeda motor perlu diperhatikan. Tidak semua sepeda motor cocok untuk digunakan dalam trip. Beberapa diantaranya akan mengalami kerusakan jika digunakan terlalu jauh. Pada dasarnya Urban Ride seperti skuter matic 125 cc kebawah tidak cocok digunakan dalam trip karena hanya akan merepotkan dan membuatmu mencari bengkel sepanjang perjalanan. Walaupun nyaman dikendarai dan hemat bahan bakar, tetap saja sisi negatif sepeda motor ini lebih banyak. Begitu juga dengan Motor Bebek 125 cc kebawah, Menggunakan Bebek kecil bukanlah pilihan yang tepat. Mesin Motor Bebek 125 cc kebawah tidak tahan jika digunakan dengan jarak yang sangat jauh, karena tidak tersedianya pendingin mesin. Ditambah lagi, tarikannya yang kurang kuat akan merepotkan jika nanti kamu melewati Pegunungan. Akan tetapi, Motor Bebek 125 cc kebawah lebih baik daripada Skuter Matic.

Dalam Trip yang menempuh jarak lebih dari 50 km, direkomendasikan menggunakan Motor Besar dengan Mesin 150 cc ke atas. Kekuatan mesin yang dibekali sistem pendinginan akan memudahkan kamu selama perjalanan. Beberapa pabrikan Motor bahkan mengeluarkan Motor Komersial versi untuk Touringnya, hanya terdapat sedikit perbedaan dari versi biasanya seperti Body yang lebih besar, ABS system, Ban yang lebih gambot, dan lain-lain. Bagaimana dengan Bebek 150 cc? Secara teknis tidak ada masalahnya jika menggunakan bebek 150 cc seperti Jupiter MX King keluaran Yamaha atau motor sejenis. Bebek 150 cc hanya minus ukuran tangki besar, ini sangat berpengaruh karena SPBU tidak selalu tersedia di dalam perjalanan. Akhir-akhir ini, pabrikan motor besar telah mengeluarkan Sepeda motor automatic transmission berukuran besar, dan saya lebih merekomendasi menggunakan ini dengan alasan kenyamanan. By the way, ini hanya rekomendasi, bukan suatu keharusan.

2. Tambahkan Aksesoris Lain Ke Sepeda Motor

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, Sepeda motor tidak memiliki perlindungan khusus terhadap perubahan cuaca. Sehingga memaksa kamu untuk berteduh ketika hujan atau saat cuaca terlalu panas. Begitu juga soal tempat penyimpanan. Mobil memiliki slot khusus menyimpan barang sementara sepeda motor tidak. Dan banyak kekurangan sepeda motor lainnya yang mesti ditutupi dengan aksesoris tambahan.

Agar perubahan cuaca tidak menjadi masalah, maka kamu perlu membawa mantel hujan. Tapi tidak semua motor bisa menyimpan mantel hujan karena tidak tersedianya box bagasi, pun tas yang kamu gunakan sudah dipenuhi kebutuhan lainnya. Solusinya adalah menambahkan Box tambahan dibagian belakang motor. Box ini memiliki fungsi penyimpanan seperti mobil hanya saja menambah bobot sepeda motor. Mantel hujan dan barang lainnya bisa disimpan disana.

Kaca pelindung dibagian depan motor juga bisa ditambahkan untuk melindungi wajah dari terpaan angin yang kuat selama perjalanan. Jika kamu juga ingin memodifikasi aerodynamic system di motor, tidak ada yang melarang, asal jangan berlebihan karena kamu menggunakannya untuk perjalanan jauh dan motor perlu beban agar stabil. Pemberat Kemudi motor sebaiknya digunakan juga, kebanyakan rider akan kesulitan ketika memacunya tunggangannya dengan cepat dan beresiko kecelakaan. Beberapa aksesoris lain seperti penyangga botol minuman harus ditambahkan. Motor yang digunakan dalam trip umumnya akan tampak lebih besar karena aksesoris-aksesoris ini.

3. Gunakan Tas Carrier atau Ransel Besar

Dalam hal ini tidak perlu penjelasan panjang. Bayangkan saja jika kamu berkendara dengan motor tapi membawa Koper, sangat konyol dan tidak cerdas bukan?. Carrier yang anda gunakan sebaiknya tidak melebihi ukuran tubuh. Ukuran 50 Liter rasanya sudah cukup bagi rider.

Belum selesai, tips selanjutanya baca disini

About ibnuhisham94 25 Articles
Traveller Muda dengan pengalaman sedikit

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*