Plan your Trip

Siap untuk untuk melakukan perjalanan? Ok. Pasang niat yang lurus, berharap perjalananmu akan penuh hikmah dan minim hambatan. Tapi belum tahu hendak kemana, belum tau apa yang harus disiapkan, belum punya partner Trip, dan belum menyiapkan cost untuk trip ini.

Keep calm and take it easy. Setiap perjalanan perlu plan yang matang dan rapi. Plan yang tersusun rapi menentukan kenyamanan tripping. Manajemen Trip perlu dilakukan karena Trip tidak seperti membalik telapak tangan. Banyak faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam trip seperti destinasi dan cost. Sangat Unik (baca-Aneh) jika melakukan Safar tapi tidak tahu tujuannya kemana, tidak ada persiapan kendaraan yang akan digunakan, dan yang lebih parah tidak menyiapkan cost untuk Trip. Perlu diketahui Trip yang serba mendadak biasanya berakhir bencana lokal bagi Tripper.

Sekedar berbagi pengalaman, Saya pernah melakukan Trip yang tidak ada planning sama sekali. Tiga Bulan yang lalu saya mengajak teman-teman untuk melakukan touring dengan sepeda motor. Well, ini adalah touring pertama saya dengan tunggangan baru. Sabtu pagi sesuai kesepakatan bersama kami mulai berkumpul di satu point dan saat itulah baru menentukan tujuan. Bahkan kami menentukan tujuan yang sangat umum dan luas yaitu “Kita akan ke pantai Selatan”. Perlu diketahui Pantai Selatan Aceh sendiri terdapat 5 kabupaten dan butuh satu hari penuh untuk menyusurinya, sebuah planning yang konyol, namun kami tetap melanjutkan trip. Salah seorang dari kami pergi hanya bermodalkan pakaian yang melekat di badan tanpa ada logistik lain, saya yakin orang ini adalah newbie traveller.

Well, perjalanan berlalu hingga akhirnya kami sepakat berhenti di Gunung Geurutee yang memiliki amazing view ke Samudra Hindia. Kami semua memesan minuman, alangkah terkejutnya salah seorang dari kami mengapa kami memesan minuman, dia mengeluh karena tidak memiliki budget sepeserpun, tapi ini masalah simple. Kami melanjutkan perjalanan dan memutar balik ke arah kota asal. Sudah 4 jam kami melakukan trip dan kamipun berhenti di Lokasi Air terjun di pedalaman Aceh Jaya, kebetulan sekali saat itu tengah musim durian. Karena tidak punya planning yang jelas, kami tidak menyiapkan pakaian mandi dan akhirnya hanya menjual tampang di tempat itu, paling tidak kami sudah mencicipi Durian khas dari daerah ini yang cukup murah. Perjalanan kami diwarnai dengan insiden ditabrak kambing yang menimpa salah seorang dari kami. Dan, perjalanan ini terasa kurang memuaskan, saat pulang kami lebih banyak menyesali trip ini karena minim persiapan.

Kisah diatas adalah contoh sebuah trip yang kurang mantap perencanaannya. Kalau ingin tau kisah Trip yang lebih hancur dari Kisah diatas mungkin bisa menonton Bad Trip di NatGeo People. Untuk menghindari Safar Disaster, maka perlu merencanakan Trip sebaik mungkin. Berikut langkah-langkah dalam merencanakan Trip bermutu dan menyenangkan :

untitled-12

1. Tentukan Destinasi dan Lama perjalanan

Syarat utama dalam Trip adalah adanya Destinasi. Trip tanpa tempat tujuan adalah omong kosong, bahkan tidak disebut Trip. Penentuan destinasi adalah langkah pertama dalam merencanakan Trip. Sebaiknya buatlah Opsi-opsi tempat tujuan, sekurang-kurangnya 3 Opsi. Hal ini perlu karena nantinya akan ada seleksi Tujuan dengan menyesuaikan kekuatan Fisik dan Finansial. Dan pastikan destinasi itu adalah Destinasi yang berpotensi di tempuh, sebaiknya saat melakukan proses ini Imajinasi diri harus dibatasi sebaik mungkin. Tidak sedikit orang yang merencanakan Trip ke palung mariana, Inti Bumi, Segitiga Bermuda dan Destinasi lainnya yang terkesan ngawur.

Disamping itu perlu juga ditentukan lama perjalanan. Sehari, atau 3 hari, atau seminggu, atau sebulan, atau dalam hitungan tahunan. Lama perjalanan akan menentukan media menuju tempat tujuan dan budget yang diperlukan. Lama perjalanan juga akan berpengaruh pada aktifitas ibadah disana nanti disamping jauhnya destinasi.

2. Media menuju Tempat tujuan

Transportasi menuju tempat tujuan perlu direncanakan dengan baik. Hingga detik ini Jenis Transportasi hanya ada 3 yaitu Darat, Laut dan Udara. Pilih salah satu dari ketiganya atau buatlah perencanaan yang baik jika tiga transportasi itu akan kita gunakan. Sebagai contoh, saat ke Singapura saya menggunakan 3 media perjalanan itu. Terbang dengan Pesawat menuju Batam, Menyebrang lautan dengan Kapal Feri, dan Berkeliling Singapura dengan Bus. Sebelum menuju destinasi rencanakan dengan baik penggunaan ketiganya sembari memperhatikan budget yang tersedia. Jika disusun dengan baik dan rapi, Kamu bisa saving cost dalam trip.

3. Tempat Penginapan, jika perjalanan berlangsung lama

Peran tempat penginapan sangat penting dalam sebuah perjalanan yang menghabiskan waktu yang lama. Kamu tidak mau kan jadi gelandangan saat Safar?. Begitu banyak pilihan tempat nginap saat perjalanan. Hotel bukanlah satu-satunya rumah sementara dalam Trip. Mobil dan Terminal pun bisa dijadikan tempat menginap. Masjid juga bisa dijadikan persinggahan sementara karena panjangnya perjalanan. Dan tidak mustahil, rumah warga juga bisa dijadikan tempat menginap dengan seizin pemiliknya. Dimanapun penginapan itu, semua perlu direncanakan dengan baik. Dengan memperhatikan budget yang tersedia.

Tipe Trip kamu juga menentukan bagaimana kamu memilih tempat menginap. Terminal atau Bandara adalah opsi ideal bagi para backpaker, namun sangat ironis jika digunakan dalan Family Trip atau Premium Trip. Umumnya para touris(sebutan untuk pelaku Family Trip atau Premium Trip) akan memilih hotel atau penginapan sejenis. Hotel sendiri juga memiliki opsi-opsi sesuai fasilitas dan harga. Pilihlah tempat menginap yang sesuai dengan budget, tipe trip, dan efektivitas lama perjalanan.

4. Budget, Cost dan Preview tempat tujuan

Kekuatan finansialmu menentukan Safar. Jangan paksakan perjalanan yang berat dengan Budget yang ala kadarnya, kecuali perjalanan kamu adalah extreme backpaker (not recommended for Amateur). Periksa rekening dan dompetmu sebelum perjalanan, hitunglah biaya transportasi, penginapan dan konsumsi selama perjalanan nanti dengan detil, agar travel tidak ditemani Musibah. Rencanakan perjalananmu agar lebih hemat dengan memilih transportasi murah, hotel murah tapi berkualitas, dan perlu digarisbawahi pilihlah tempat makan sesuai isi dompet.

Preview tempat tujuanmu baik itu berupa lokasi-lokasi tertentu seperti ATM, Masjid, swalayan. Preview juga alur transportasi di tempat tujuan. Juga kesediaan makanan halal jika tujuan kamu didominasi non muslim. Satu hal yang tak kalah penting adalah kenali dengan baik kearifan lokal tempat tujuan, seperti bahasa, gaya bicara, dan perilaku-perilaku tertentu. Akan lebih bagus lagi jika kamu menguasai bahasa yang digunakan oleh penduduk disana.

5. Partner Trip

Partner selama trip juga sangat penting. Walaupun sebenarnya ini tidak wajib, Partner akan membuat perjalanan tidak monoton, membuat diri percaya diri, dan banyak manfaat lain dari partner. Pada kondisi tertentu adanya partner bisa menghemat spending cost trip.

Saya ingatkan perjalanan sendiri itu kurang menyenangkan. Saat menuju Batam, saya terpaksa pergi sendirian karena teman batal berangkat disebabkan administrasi penerbangan. Tujuan utama saat itu adalah Palembang, transit melalui batam selama 7 jam. 7 jam sebagian saya habiskan dengan tour kota Batam, sisanya adalah duduk sendirian di Bandara sambil menjaga bawaan agar tidak dicuri orang. Perjalanan yang sedikit monoton.

5 hal yang benar-benar perlu dipersiapkan dengan baik sebelum perjalanan. Tulisan selanjutnya saya akan memberikan tips-tips perjalanan hemat, tips memilih destinasi, dan beberapa hal lain yang membantu planning trip yang baik dan rapi.

Ibnu Hisham Az-Zuhri

Yang mencoba menjadi Ibnu Batutah

About ibnuhisham94 25 Articles
Traveller Muda dengan pengalaman sedikit

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*